Pilihan, Memilih

Pilihan, memilih, dan tidak mempunyai pilihan

 

Hari ini, saat aku nulis ini aku memikirkan sesuatu. Tuhan kadang memberikan kita pilihan, ingin berubah atau tetap berjalan ditempat tapi apakah kalau kita berjalan ditempat, keinginan, impian tercapai. No, tidak !!!

Dalam ilmu management ada istilahnya manajemen resiko (aku ambil matkul ini dikuliah hihi) yang dimana tingginya resiko kemungkinan kita mendapatkan hasil yang maksimal, segala sesuatu yang tidak pasti pasti akan membuat bayangan yang lebih besar dari perkiraan. Memilih yang terbaik diantara yang terbaik, memikirkan resiko yang akan diambil dan bagaimana mengatasinya, wow bahkan dalam level perusahaan saja manajemen resiko berpengaruh dalam sistem pengambil keputusan (tentu saja ), tapi apakah kalau gak mengambil kesepatan ini kita akan menyesal ? bukankah ini adala sesuatu yang dinantikan, terus ketika akhirnya Doa kita di kabulkan Tuhan eh si manusianya jadi takut untuk mengambil hanya karna, gak biasa. Semua butuh adaptasi, hal pertama kali dicoba pasti menakutkan tapi bukan berarti tidak bisa, ah semua tulisan ini ku peruntukkan untuk diri sendiri yang masih ragu.

Untuk yang tidak mempunyai pilihan, mau bagaimana lagi jalani saja. Kembangkan apa yang ingin kamu kembangkan dalam dirimu sendiri, mau bagaimana lagi emang kamu mempunyai kekuatan seperti novel fiksi yang sering kamu baca. Menjadi terbaik untuk diri sendir, terus berusaha memberikan terbaik untuk DIRI SENDIRI bukan orang lain. Mencoba mencari kegiatan baru, mungkin bisa membuat mu menemukan passionmu yang lain. Semangat !!!! kalau kata froyonion mah hidup itu gak keras, kamu aja yang lembek.

Tulisan ini ku peruntukkan untuk diriku sendiri, semoga disaat aku bingung dengan pilihan, atau bahkan tidak mempunyai pilihan aku selalu mengingat hal ini.


Komentar