Perbandingan dalam hidup
Pernah gak sih merasa kenapa hidup segini-gini saja, terus membandingkan hidup dengan teman-teman sekitar. Seperti, umur 20 tahun udah bisa menghasilkan penghasilan sendiri, tunangan, menikah sedangkan diri sendiri gitu-gitu aja hidupnya gak pernah berubah. Sebenarnya tanpa sadar, hidup berubah kok tapi mungkin cara memandang permasalahan tetap sama seperti lima tahun yang lalu, sehingga merasa hidup segini-gini aja. Membandingkan hidup dengan orang lain, menurutku termasuk menyakiti diri sendiri sih, hidup setiap orang pasti berbeda.
Meskipun ia terlahir pada hari, waktu, serta Rahim yang sama. Kita, sebagai manusia dianugerahi kemampuan untuk menentukan sendiri mau jadi apa, dan bagaiamana. Gak kayak tumbuhan yang hanya bisa menunggu hujan atau diberi air oleh sekitarnya. Kita mampu berdiri sendiri, tanpa harus bergantung dengan lingkungan sekitar. Tapi sebagai manusia kadang rasa iri akan kemampuan atau pencapaian orang lain terus ada, gak munafik kadang perasaan-perasaan itu ada.
Tapi balik lagi bagaimana cara menyikapinya. Hidup bukan berlari tapi berjalan begitu kata Greatmind.id, kita masing-masing punya cerita berbeda dalam hidup, ada umur 20 tahun sudah berkeluarga, punya anak. Ada umur 20 tahun sudah dipanggil Yang Maha Kuasa, jalani saja apa yang membuat Bahagia -self reminder untuk diri sendiri, jangan pikirkan hasil atau tanggapan orang lain, kebahagian bukanlah standar yang ditetapkan orang lain, begitupun dengan kepuasan. Ada yang puas saat ia mendapatkan nilai tinggi, tapia da juga yang puas saat ia bisa makan mie instan -contohnya aku, hihi. Jadi , selagi hal yang membuat Bahagia bukan hal yang terlarang secara agama dan hukum, jalani aja~~.
Komentar
Posting Komentar